IKU DIKTI Dari sudut Pandang TIPD
Berdasarkan Permendiktisaintek no 358 Tahun 2025 terkait Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi terbaru ada 12 Point yaitu
- AEE Perguruan tinggi ( Lulus Tepat Waktu)
- Kesiapan Kerja Lulusan
- Pengalaman Mahasiswa di Luar Kampus
- Rekognisi Dosen
- Hilirasi dan Kerjasama
- Publikasi Bereputasi
- Keterlibatan SDG (Sustainibility Development Goal)
- Dosen terlibat dalam Penyusunan Kebijakan
- Peningkatan Pendapatan Akademik (BLU)
- Zona Integritas ( Bebas Korupsi)
- Akuntabilitas dan Anti Kekerasan ( kampus damai)
- Peningkatan Kesejahteraan Dosen
Dari dua belas poin tersebut dimana peran UPT Teknologi Informasi dan data? Berikut catatan singkat dari sudut padang TIPD untuk masing masing point
AEE Perguruan tinggi ( Lulus Tepat Waktu)
Idealnya lulus tepat waktu mahasiswa meningkat. Tugas utama dari poin ini jelas tugas Program studi dan dosen, namun TIPD berperan dalam melaporkan data PDDIKTI sehingga Mahasiswa tidak terkendala administrasi terkait Nomor Ijasah. Point kedua adalah membuat Executive Summary kepada Pimpinan terkait Analisa data Penyebab lamanya mahasiswa mengerjakan tugas akhir. Apakah karena mahasiswa yang kurang cerdas, dosen yang susah ditemui, penelitian yang terlalu sulit? masih banyak faktor lain namun TIPD berugas mengumpulkan dan menganalisa data dan diserahkan ke pimpinan.
Kesiapan Kerja Lulusan
TIPD tidak secara langsung berperan dalam poin ini, namun membantu secara teknis. Misal di tahun 2024 sudah kita bangun aplikasi tracert Studi yang beralamat di tracerstudy.uinsyahada.ac.id . Selain itu SIAKAD juga sudah mempunyai fitur pendataan kerja alumni.
Hal lain terkait kesiapan kelulusan adalah TIPD bisa menjadi Unit yang memberikan pelatihan atau sertifikasi SKPI misalkan Microsoft Office untuk seluruh program studi. dengan demikian apapun jurusannya, alumni UIN tidak ada yang gaptek dan terkait Aplikasi Office dan Internet.
Publikasi Bereputasi
Tugas TIPD sangat Teknis disini yaitu mengelola Server Jurnal dan memastikan backup data aman. Publikasi tentunya tanggung jawab Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. TIPD memastikan server Jurnal berjalan lancara dan sekali lagi memastikan kamanan data.
Keterlibatan SGD
Di kementerian Agama, SGD ini lebih sering di sampaikan oleh Menteri Agama sebagai Ecoteologi. Dalam bahasa teknis, TIPD bisa membantu melakukan proses Implementasi Energi Bersih berbasis Panel surya serta Penggunaan Lampu Hemat Energi dengan Lampu Sensor Cahaya untuk lampu luar dan Lampu Sensor Gerak untuk Kamar mandi. Hal ini tentunya akan menghemat listrik. Di sisi yang lain semua gedung bisa dipasang SmartSwitch agar setiap jam 6 sore semua perangkat mati.
Peningkatan Pendapatan Akademik (BLU)
TIPD saat ini telah mengembangkan Aplikasi SIAPP untuk pengajuan Proposal dan pelaporan Kegiatan yang tentunya meningkatkan Tata Kelola BLU. TIPD juga sudah mengintegrasikan Pembayaran Bank BNI, BSI dan Bank Sumut ke dalam SIAKAD sehingga mahasiswa bisa melakukan pembayaran dari Mobile banking cukup dengan memasukan NIM mahasiswa. Walaupun kerjasama hanya di lakukan dengan 3 Bank, namun Mahasiswa bisa melakukan pembayaran dengan Bank Lain seperti BRI atau Mandiri karena Teknologi Virtual Account yang digunakan sudah mendukung transfer antar bank.
Selain itu, TIPD selama beberapa tahun terakhir sudah menerapkan BLU untuk pendapatan sewa lab komputer. Uang sewa komputer langsung di setor Ke rekening BLU sehingga TIPD Sejauh ini sudah melakukan optimasi Aset dalam hal ini Lab Komputer
Point 3,4,5, 8,10,11,12 TIPD tidak terlibat langsung dan lebih tepat UNIT lain yang mengerjakan. TIPD hanya berperan sebagai Unit dukung misal dalam penyediaan data yang terkait.