TIM TIPD Berkonsultasi ke BSrE BSSN terkait Implementasi TTE di Siakad dan Aplikasi BLU
Jakarta 21/05/2026, TIM TIPD UIN SYAHADA berkonsultasi ke Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) yang merupakan Balai dibawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kunjungan ini merupakan kunjungan awal dalam rangka Implementasi Tanda tangan Elektronik di Sistem Informasi Akademik dan Aplikasi BLU seperti SIAPP dan aplikasi terkait. TTE merupakan hal yang harus segera di terapkan di aplikasi internal UIN SYAHADA sebagai bentuk tindak lanjut dari Program Kerja rektor terkait Penguatan Digitalisasi di Perguruan tinggi.
Kedatangan TIM TIPD yang terdiri dari Candra Adi Putra, S.Kom, Rizqi Nusabih S.Tr.Kom dan Salli Winardi Rambe, S.Kom di sambut dan di layani oleh Bapak Noval Pejabat Fungsional Sandiman dan bapak Ridwan selaku Pejabat Fungsional Manggala Informatika BSSN. Beliau berdua menyambut hangat serta menjelaskan alur implemntasi TTE jika akan diterapkan di Aplikasi Internal UIN SYAHADA Padangsidimpuan.


BSrE Selaku Balai yang bertanggungjawab untuk implementasi TTE saat ini sudah bekerja sama dengan 130 Kementerian / Lembaga, 523 Pemerintah daerah dan 46 Perguruan Tinggi. Mengingat UIN SYAHADA adalah bagian dari Kementerian Agama, maka tim BSrE menyampaikan bahwa MoU dan PKS tidak perlu dibuat lagi karena pihak kementerian agama sudah membuat MoU Global yang mencakup seluruh satker dibawahnya.
TIM TIPD disarankan untuk berkoordinasi dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Agama terkait implementasinya apakah nantinya cukup berkoordinasi dengan pihak kementerian agama atau tetap berkoordinasi dengan BSrE. Terkait TTE ini pihak BSrE menyarankan agar Semua pegawai ASN di lingkungan perguruan tinggi idealnya mempunyai TTE sendiri agar digitalisasi berjalan secara menyeluruh. Bapak Noval mencontohkan, di BSrE sendiri untuk pengajuan Cuti, para pegawai wajib mengajukan dengan tanda tangan elektronik.
Secara teknis, alur umum dari Implementasi ini adalah Konsultasi Pra Integrasi, Instalasi Modul
Bimtek, Uji Penerapan Modul. Untuk penerapan modul, pihak UIN harus menyediakan dua server untuk instalasi modul yaitu server Development dan Server Production. Server modul ini adalah jembatan antara aplikasi internal seperti Sistem informasi akademik dengan Server TTE di BSrE. Untuk mensukseskan penerapan ini tentunya butuh dukungan dari pihak pimpinan perguruan tinggi dan tim perencanaan mengingat implementasi TTE ini butuh anggaran yang tidak sedikit.
Kedepan , TIPD akan berkoordinasi dengan Tim Kementerian Agama di Pusat data dan Teknologi Informasi untuk implementasi Lapangan serta perencaan anggaran yang matang sehingga tidak ada kendala aplikasi. Hal yang lebih penting tentunya meminta arahan Rektor dan Wakil Rektor Bidang AUPK terkait implementasi sehingga Visi Rektor terkait digitalisasi bisa direalisasikan oleh TIPD UIN SYAHADA Padangsidimpuan.
