Sosialisasi Juknis SSE UM-PTKIN 2026 Perkuat Kesiapan Pelaksanaan Ujian Berbasis Komputer di PTKIN
Kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Sistem Seleksi Elektronik (SSE) UM-PTKIN 2026 resmi dilaksanakan pada tanggal 19–21 Mei 2026 di Hotel Grand Platinum. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Panitia Lokal dan Penanggung Jawab SSE dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Ujian Masuk PTKIN tahun 2026.
Dari UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, turut hadir Candra Adi Putra, S.Kom selaku Penanggung Jawab Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta Rizqi Nusabih sebagai perwakilan Penanggung Jawab SSE UIN SYAHADA Padangsidimpuan. Kehadiran delegasi UIN SYAHADA menjadi bentuk komitmen institusi dalam memastikan kesiapan teknis dan kualitas pelaksanaan seleksi masuk berbasis komputer di lingkungan kampus.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Koordinator SSE, Haris Setiaji, MTI., yang memaparkan berbagai ketentuan umum pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa pelaksanaan PMB PTKIN tahun 2026 melibatkan 58 PTKIN dan 1 PTN dengan total 1.355 program studi yang tersedia. Selain membahas ketentuan umum dan jadwal pelaksanaan, kegiatan ini juga menitikberatkan pada kesiapan infrastruktur pelaksanaan ujian. Panitia lokal diminta memastikan kesiapan ruang ujian, ruang khusus difabel, jaringan LAN dan internet, perangkat komputer ujian, headset, hingga dukungan UPS atau genset sebagai antisipasi gangguan listrik saat ujian berlangsung. Seluruh aspek tersebut menjadi perhatian penting guna menjamin kelancaran dan stabilitas sistem selama pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026.
Dalam sesi lainnya, peserta mendapatkan penjelasan terkait struktur dan tugas panitia lokal maupun panitia pelaksana SSE. Materi juga mencakup mekanisme uji coba sistem, alur pelaksanaan ujian, pembagian sesi, serta prosedur teknis yang harus dipatuhi oleh masing-masing perguruan tinggi pelaksana. Sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh panitia agar pelaksanaan ujian dapat berjalan seragam, tertib, dan minim kendala teknis di seluruh titik lokasi ujian.





Melalui kegiatan sosialisasi ini, UIN SYAHADA Padangsidimpuan berharap dapat semakin mematangkan persiapan pelaksanaan UM-PTKIN 2026, khususnya dalam aspek teknologi informasi dan sistem ujian berbasis komputer. Dengan koordinasi yang baik antara panitia pusat dan panitia lokal, diharapkan pelaksanaan SSE UM-PTKIN tahun 2026 dapat berlangsung lebih optimal, aman, serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta ujian di Indonesia.