TIPD, LPM dan BAA UIN Syahada Gelar Sosialisasi SIAKAD dan PDDIKTI bagi Kaprodi Baru

Padangsidimpuan, 4 Mei 2026 — Dalam upaya memperkuat tata kelola akademik berbasis digital, Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UPT TIPD) UIN Syahada Padangsidimpuan menggelar rapat sosialisasi fitur Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dan PDDIKTI. Kegiatan yang berlangsung di Aula Biro ini diikuti oleh para ketua program studi (kaprodi) baru sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengelolaan data akademik.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para kaprodi baru terkait penggunaan dan pengelolaan sistem akademik. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi administrasi serta pelaporan data pendidikan tinggi yang akurat dan terintegrasi, guna mendukung peningkatan mutu dan akreditasi program studi.

Dalam Pembukaan Rapat, Prof Dr. Arbanurrasyid M.A Selaku Wakil Rektor Bidang Akademik memberi arahan tentang Pentingnya data PDDIKTI untuk mendukung Akreditasi Program studi serta perlunya Tim yang solid agar data yang di laporkan benar dan valid. Kebenaran data yang dilaporkan tentunya butuh kerjasama dari supertim yang terdiri dari Kaprodi, TIPD, Administrasi Akademik dan tentunya di monitor Oleh Lembaga penjamin Mutu. Sosialisasi berlangsung dalam tiga sesi materi yang disampaikan oleh narasumber kompeten di bidangnya. Setiap sesi mengupas aspek strategis dalam pengelolaan data akademik serta pemanfaatan fitur yang tersedia pada SIAKAD dan PDDIKTI.

Pada sesi pertama, Muhammad Syahril Edi Nasution, S.Kom memaparkan materi terkait SIAKAD. Ia menjelaskan bahwa layanan akademik biro memiliki peran dalam mengaktifkan berbagai fitur yang tersedia dalam sistem, sekaligus memberikan pemahaman kepada kaprodi mengenai fungsi dan pemanfaatan fitur tersebut dalam mendukung operasional akademik di prodi masing masing.

Materi kedua disampaikan oleh Candra Adi Putra, S.Kom yang mengulas pentingnya pengelolaan data pada PDDIKTI. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa data yang diinput melalui SIAKAD oleh operator fakultas harus senantiasa mutakhir dan valid. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pelaporan ke PDDIKTI. Ia juga menambahkan bahwa kelengkapan data di PDDIKTI tidak hanya berdampak pada akreditasi, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai layanan publik sebagai bagian dari transformasi digital pendidikan tinggi.

Sementara itu, pada sesi ketiga, Dr. Habibi, S.H., M.Hum membahas tentang PEPA (Pemutakhiran Data Kuantitatif PDDIKTI Menuju Prodi Unggul). Ia menjelaskan bahwa terdapat tujuh aspek utama yang menjadi indikator pencapaian, yaitu ketersediaan sumber daya manusia (dosen tetap), efisiensi edukasi dan keberhasilan studi, luaran penelitian atau publikasi, luaran pengabdian kepada masyarakat (PkM), kinerja mahasiswa dan lulusan, pengakuan kompetensi lulusan, serta sistem penjaminan mutu internal (SPMI).

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kaprodi baru dapat memahami secara menyeluruh sistem yang digunakan di lingkungan UIN Syahada, serta mampu mengelola data akademik secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas institusi.